Systematic Review: Metode Review Ilmiah yang Terstruktur

Apa itu Systematic Review?

Systematic Review (SR) adalah jenis artikel review yang menyusun, menganalisis, dan menyintesis literatur secara sistematis, transparan, dan dapat direplikasi.

Tidak seperti Narrative Review yang cenderung subjektif, SR menggunakan protokol pencarian literatur yang jelas (misalnya PRISMA – Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses).


Karakteristik Systematic Review

  1. Metodologi Transparan
    Ada kriteria inklusi dan eksklusi studi, serta alur pencarian literatur yang terdokumentasi.
  2. Protokol Pencarian
    Literatur dicari di basis data seperti Scopus, PubMed, Web of Science, atau IEEE.
  3. Replikasi Tinggi
    Peneliti lain bisa mengulang metode pencarian dengan hasil serupa.
  4. Analisis Mendalam
    Bukan hanya merangkum, tetapi juga membandingkan dan menyintesis hasil penelitian.

Kelebihan Systematic Review

  • Objektif karena berdasarkan protokol pencarian yang ketat.
  • Kredibilitas tinggi di mata jurnal internasional (Scopus Q1–Q2).
  • Berguna sebagai evidence untuk kebijakan atau guideline medis.
  • Membuka peluang novelty dengan mengidentifikasi celah riset yang belum tergarap.

Kelemahan Systematic Review

  • Waktu dan tenaga besar: bisa memakan waktu berbulan-bulan.
  • Butuh keahlian metodologi (PRISMA, PROSPERO, tools reference manager).
  • Rentan bias seleksi jika kriteria inklusi/eksklusi kurang ketat.

Contoh Penerapan Systematic Review

  • Kesehatan: menilai efektivitas penggunaan deep learning untuk diagnosis kanker kulit.
  • Komputer: mengkaji perbandingan CNN dan Transformer dalam segmentasi citra medis.
  • Hukum: menganalisis literatur tentang perlindungan konsumen dalam kontrak digital.

Systematic Review dalam Publikasi Internasional

  • Banyak jurnal Q1–Q2 menjadikan SR sebagai artikel dengan impact tinggi.
  • Di bidang kesehatan, SR sering menjadi rujukan dalam evidence-based medicine.
  • Untuk publikasi Scopus, SR harus mengikuti standar PRISMA (flowchart, tabel studi, kriteria inklusi/eksklusi).

Struktur Umum Artikel Systematic Review

  1. Pendahuluan – Latar belakang & pertanyaan riset.
  2. Metodologi – Database, kata kunci, kriteria inklusi-eksklusi, protokol PRISMA.
  3. Hasil – Tabel literatur, ringkasan studi yang dipilih.
  4. Diskusi – Analisis tren, gap, dan arah penelitian ke depan.
  5. Kesimpulan – Jawaban terhadap pertanyaan riset & rekomendasi.

Kesimpulan

Systematic Review adalah metode review yang paling terpercaya, ketat, dan bernilai tinggi di dunia akademik. Dengan struktur PRISMA dan metodologi transparan, SR membantu peneliti menemukan state of the art dan research gap untuk penelitian lanjutan.


Butuh Bimbingan Menulis Systematic Review?

Menyusun SR tidak mudah: dari pencarian database, penyaringan literatur, hingga menyusun PRISMA flowchart.

Di RisetMaster.id, kami menyediakan:

  • Bimbingan penulisan SR berbasis PRISMA
  • Pendampingan pencarian literatur di Scopus & PubMed
  • Strategi publikasi SR di jurnal internasional bereputasi (Scopus Q1–Q2)

Tingkatkan kualitas riset Anda dengan Systematic Review yang solid dan siap publish!