Author name: purwono@ieee.org

Perbedaan Asisten Ahli, Lektor, Lektor Kepala, dan Guru Besar (Profesor)

Jenjang Jabatan Fungsional Dosen (JFD) menggambarkan tingkat kemandirian, kepakaran, dan kepemimpinan akademik dalam Tridarma. Secara resmi ada empat jenjang: Asisten Ahli → Lektor → Lektor Kepala → Profesor. Penegasan peran tiap jenjang, mekanisme promosi, serta rujukan tunjangan diatur dalam Permendikbudristek 44/2024. LLDIKTI Wilayah III Dasar Hukum Utama Peran & Kemandirian Tiap Jenjang 1) Asisten Ahli […]

Perbedaan Asisten Ahli, Lektor, Lektor Kepala, dan Guru Besar (Profesor) Read More »

Panduan Lengkap Jabatan Fungsional Dosen (JFD)

Jabatan Fungsional Dosen (JFD) adalah jenjang karier akademik yang menggambarkan level kompetensi, kinerja, dan kontribusi dosen dalam Tridarma Perguruan Tinggi. Regulasi terbarunya menata ulang status dosen, ruang lingkup kinerja, serta mekanisme karier dan penghasilan, membuat prosesnya lebih ringkas, digital, dan berbasis kinerja. Database Peraturan | JDIH BPK Dasar Hukum Terbaru Catatan penting: kebijakan profesi dosen

Panduan Lengkap Jabatan Fungsional Dosen (JFD) Read More »

Penyebab Umum Artikel Ditolak oleh Jurnal Ilmiah: Waspadai Hal Ini Sebelum Submit

Mendapatkan notifikasi bahwa artikel kita ditolak (rejected) oleh jurnal ilmiah bisa menjadi pengalaman yang mengecewakan, apalagi jika proses penulisan telah memakan waktu dan tenaga. Namun, penolakan adalah bagian wajar dari proses akademik — bahkan peneliti senior pun sering mengalaminya. Agar tidak mengalami penolakan yang bisa dihindari, penting untuk memahami penyebab umum artikel ditolak oleh jurnal

Penyebab Umum Artikel Ditolak oleh Jurnal Ilmiah: Waspadai Hal Ini Sebelum Submit Read More »

Berapa Lama Proses Publikasi di Jurnal Ilmiah? Ini Penjelasan Lengkapnya

Bagi banyak penulis akademik, salah satu pertanyaan penting saat mengirimkan artikel ke jurnal ilmiah adalah: berapa lama waktu yang dibutuhkan hingga artikel tersebut terbit? Jawaban atas pertanyaan ini tidak tunggal, karena proses publikasi tergantung pada berbagai faktor: reputasi jurnal, kualitas artikel, kecepatan reviewer, dan sistem editorial yang digunakan. Namun, secara umum, berikut adalah gambaran tahapan

Berapa Lama Proses Publikasi di Jurnal Ilmiah? Ini Penjelasan Lengkapnya Read More »

Apa Bedanya Editor, Reviewer, dan Author dalam Publikasi Jurnal Ilmiah?

Dalam proses publikasi jurnal ilmiah, terdapat tiga peran penting yang saling melengkapi: Editor, Reviewer, dan Author. Masing-masing memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda, tetapi semua bekerja sama untuk menjaga kualitas, integritas, dan kredibilitas publikasi ilmiah. Berikut penjelasan lengkapnya: 1. Author (Penulis) Author adalah orang atau tim yang menulis dan mengirimkan artikel ilmiah ke jurnal.

Apa Bedanya Editor, Reviewer, dan Author dalam Publikasi Jurnal Ilmiah? Read More »

Proses Publikasi di Jurnal Ilmiah: Panduan Lengkap dari Naskah hingga Terbit

Publikasi artikel di jurnal ilmiah adalah langkah penting dalam menyebarkan hasil penelitian dan membangun reputasi akademik. Namun, proses ini tidak terjadi dalam semalam. Ada sejumlah tahapan yang harus dilalui oleh penulis sebelum artikelnya dapat diterbitkan di jurnal bereputasi seperti Scopus atau Web of Science. Berikut adalah langkah-langkah umum dalam proses publikasi artikel ilmiah: 1. Menentukan

Proses Publikasi di Jurnal Ilmiah: Panduan Lengkap dari Naskah hingga Terbit Read More »

Perbedaan Open Access dan Subscription Journal: Mana yang Tepat untuk Publikasi Ilmiah?

Dalam dunia publikasi ilmiah, pemilihan jenis jurnal menjadi salah satu keputusan penting yang akan memengaruhi seberapa luas artikel kita dapat diakses oleh pembaca. Dua kategori utama yang umum dikenal adalah Open Access dan Subscription-Based Journal. Keduanya memiliki karakteristik, kelebihan, dan konsekuensi masing-masing, baik dari sisi penulis maupun pembaca. Apa Itu Open Access Journal? Open Access

Perbedaan Open Access dan Subscription Journal: Mana yang Tepat untuk Publikasi Ilmiah? Read More »

Tips Ampuh Menghindari Jurnal Predator Sebelum Submit Artikel Ilmiah

Apa Itu Jurnal Predator? Jurnal predator adalah jurnal yang tampak ilmiah tetapi tidak menjalankan proses editorial dan peer-review secara benar. Tujuan utama dari jurnal predator adalah memperoleh uang dari penulis melalui biaya publikasi, tanpa menjamin kualitas dan integritas akademik. Sayangnya, tidak sedikit peneliti dan mahasiswa yang terjebak karena tergiur janji publikasi cepat atau kurangnya informasi.

Tips Ampuh Menghindari Jurnal Predator Sebelum Submit Artikel Ilmiah Read More »

Apa Itu Impact Factor?

Pengertian Impact Factor Impact Factor (IF) adalah indikator kuantitatif yang digunakan untuk mengukur rata-rata jumlah sitasi yang diterima oleh artikel-artikel yang dipublikasikan dalam suatu jurnal ilmiah selama dua tahun terakhir. IF dikembangkan oleh Institute for Scientific Information (ISI) dan kini dikelola oleh Clarivate Analytics melalui database Journal Citation Reports (JCR). Kenapa Impact Factor Penting? Impact

Apa Itu Impact Factor? Read More »

Apa Itu SJR (SCImago Journal Rank)?

Apa Itu SJR? SJR (SCImago Journal Rank) adalah salah satu indikator reputasi jurnal ilmiah yang digunakan untuk mengukur prestise dan pengaruh ilmiah dari sebuah jurnal. Sistem ini dikembangkan oleh kelompok riset SCImago berdasarkan data dari Scopus, salah satu database ilmiah terbesar di dunia. Kenapa SJR Penting? Jika kamu seorang peneliti, dosen, atau mahasiswa yang ingin

Apa Itu SJR (SCImago Journal Rank)? Read More »