Author name: purwono@ieee.org

Apa itu SCImagoJR: Panduan Lengkap untuk Peneliti

Bagi peneliti dan mahasiswa yang ingin publikasi di jurnal internasional bereputasi, memilih jurnal yang tepat adalah langkah penting. Salah satu alat yang paling sering digunakan untuk melihat peringkat jurnal berbasis Scopus adalah SCImago Journal Rank (SCImagoJR). 1. Apa itu SCImagoJR? SCImagoJR adalah platform daring (online) yang menyediakan: Platform ini menggunakan data dari Scopus yang diolah […]

Apa itu SCImagoJR: Panduan Lengkap untuk Peneliti Read More »

Perbedaan Jurnal Scopus Q1, Q2, Q3, Q4 dan Strategi Memilihnya

Bagi peneliti dan akademisi, Scopus adalah salah satu basis data jurnal ilmiah terbesar dan paling bergengsi di dunia.Salah satu fitur penting Scopus adalah kuartil jurnal (Q1, Q2, Q3, Q4) yang sering dijadikan patokan kualitas publikasi. Artikel ini membahas: 1. Apa Itu Kuartil Jurnal (Q1–Q4)? Kuartil adalah pengelompokan jurnal berdasarkan peringkat dalam bidangnya, biasanya diukur menggunakan

Perbedaan Jurnal Scopus Q1, Q2, Q3, Q4 dan Strategi Memilihnya Read More »

Teknik Mendapatkan Sitasi: Strategi Etis untuk Meningkatkan Dampak Penelitian

Bagi peneliti, sitasi bukan sekadar angka di profil Google Scholar atau Scopus. Sitasi adalah pengakuan akademik yang menunjukkan bahwa karya Anda relevan, bermanfaat, dan dijadikan rujukan oleh komunitas ilmiah.Namun, mendapatkan sitasi bukan soal meminta, melainkan soal menyajikan karya yang layak disitasi dan memastikan karya tersebut mudah ditemukan. Artikel ini membahas teknik mendapatkan sitasi secara etis

Teknik Mendapatkan Sitasi: Strategi Etis untuk Meningkatkan Dampak Penelitian Read More »

DOI Jurnal: Pengertian, Cara Cek, dan Penulisan yang Benar

DOI (Digital Object Identifier) adalah pengidentifikasi permanen untuk objek digital—umumnya artikel jurnal. Dengan DOI, tautan ke artikel tetap bisa diakses meski URL berubah. Artikel ini menjelaskan apa itu DOI, cara mengecek, membedakan dengan URL/ISSN, serta cara menuliskannya di daftar pustaka. Apa Itu “DOI Jurnal”? Istilah “DOI jurnal” sering dipakai untuk menyebut DOI artikel jurnal. Secara

DOI Jurnal: Pengertian, Cara Cek, dan Penulisan yang Benar Read More »

Analisis Bibliometrik: Metode, Tools, dan Langkah Praktis

Analisis bibliometrik adalah analisis kuantitatif publikasi ilmiah untuk memetakan tren, kolaborasi, dan struktur pengetahuan. Artikel ini merangkum konsep inti, metode, tools, dan workflow 10 langkah yang bisa kamu tiru. Apa Itu Analisis Bibliometrik? Analisis bibliometrik memanfaatkan metadata publikasi (judul, abstrak, kata kunci, referensi, sitasi) untuk: Kapan Dipakai & Untuk Apa? Sumber Data & Ekspor Metode

Analisis Bibliometrik: Metode, Tools, dan Langkah Praktis Read More »

Di Mana Meletakkan Kontribusi/Novelty dalam Artikel Ilmiah

Letakkan novelty di beberapa titik strategis sepanjang naskah, bukan hanya sekali: Penempatan yang Disarankan (dengan contoh frasa) 1) Judul (opsional) Gunakan jika kebaruan adalah selling point kuat.Contoh: “Boundary-Refined Hippocampus Segmentation: A Fuzzy-Aware Lightweight U-Net Study” 2) Abstrak (1–2 kalimat pamungkas) Tegaskan apa yang baru + nilai tambah.Template: “Studi ini memperkenalkan [elemen baru] yang menutup [gap],

Di Mana Meletakkan Kontribusi/Novelty dalam Artikel Ilmiah Read More »

Cara Menulis Conclusion/Kesimpulan yang Kuat

Tujuan Menutup artikel dengan jawaban ringkas atas tujuan/pertanyaan riset, menegaskan kontribusi, dan memberi implikasi utama serta arah riset lanjut, tanpa mengulang seluruh Results atau membuka analisis baru. Panjang & Posisi Formula Praktis (A–S–I–F) Boleh menambahkan satu kalimat closing statement yang padat & tidak hiperbolik. Kerangka Paragraf (siap pakai) P1 – Answer.Studi ini menunjukkan [temuan inti

Cara Menulis Conclusion/Kesimpulan yang Kuat Read More »

Cara Menulis Discussion yang Baik (padat, tajam, meyakinkan)

Tujuan Mengubah hasil menjadi makna: apa artinya temuan Anda, bagaimana posisinya terhadap literatur, mengapa terjadi, apa implikasinya, apa batasannya, dan apa langkah lanjutnya. Struktur 6-Langkah (Formula A–C–E–I–L–F) Rasio kasar: Answer (10%) · Compare (20–25%) · Explain (25–30%) · Implications (20%) · Limitations (10–15%) · Future (5–10%). Kerangka Paragraf (siap pakai) P1 (Answer).Studi ini menunjukkan [temuan

Cara Menulis Discussion yang Baik (padat, tajam, meyakinkan) Read More »

Apa yang Harus Ditulis di Bagian Results (Hasil)

Tujuan Menyajikan temuan apa adanya—ringkas, berurutan, dan dapat diaudit, tanpa interpretasi (penjelasan “mengapa” pindah ke Discussion). Prinsip Umum Susunan Minimum (umum lintas bidang) Cara Menulis (dengan pola kalimat) Kuantitatif Kualitatif Mixed Methods Khusus Studi Komputasional/AI (mis. deep learning) Cantumkan agar reproducible: Contoh paragraf singkat“Model Fuzzy-Aware Lightweight U-Net mencapai Dice 0,912 ± 0,014 dan IoU 0,857

Apa yang Harus Ditulis di Bagian Results (Hasil) Read More »

Teknik Menulis Metode Penelitian di Artikel Ilmiah

Tujuan bagian Methods adalah membuat studi Anda bisa diaudit dan direplikasi. Fokuskan pada apa yang Anda lakukan, mengapa memilih cara itu, dan bagaimana orang lain dapat mengulangnya, tanpa membahas hasil. Struktur Inti (Formula Praktis) Gunakan urutan ini (dan judul subbagian yang konsisten): Acronym cepat: D–S–P–M–A–Q–E Cara Menulis per Bagian (dengan kalimat contoh) 1) Design 2)

Teknik Menulis Metode Penelitian di Artikel Ilmiah Read More »