Apa itu Narrative Review?
Narrative Review adalah jenis artikel review yang menyajikan ringkasan, interpretasi, dan analisis literatur secara deskriptif tanpa mengikuti metode pencarian literatur yang ketat seperti Systematic Review.
Fokus utama Narrative Review adalah menyusun cerita akademik (academic storytelling) berdasarkan perspektif penulis, sehingga lebih fleksibel dan cocok untuk menjelaskan topik luas atau konsep baru.
Karakteristik Narrative Review
- Tidak ada protokol baku
Tidak menggunakan metode PRISMA atau kriteria inklusi/eksklusi yang ketat. - Subjektivitas penulis lebih dominan
Penulis memilih literatur yang dianggap relevan. - Cocok untuk topik luas
Misalnya membahas perkembangan kecerdasan buatan dalam bidang kesehatan atau tren pendidikan digital. - Struktur fleksibel
Biasanya dimulai dengan latar belakang, tinjauan literatur, analisis penulis, lalu kesimpulan.
Kelebihan Narrative Review
- Memberikan gambaran besar secara mudah dipahami.
- Fleksibel dalam menyajikan argumen dan ide penulis.
- Baik untuk pembaca pemula yang baru mengenal suatu bidang.
- Cocok untuk isu teoretis atau konseptual yang belum banyak penelitian sistematis.
Kelemahan Narrative Review
- Kurang transparan karena tidak ada metode pencarian yang jelas.
- Rentan bias penulis dalam memilih referensi.
- Kurang kuat sebagai bukti dalam penelitian berbasis evidence (dibanding systematic review atau meta-analysis).
Contoh Penerapan Narrative Review
- Artikel yang membahas evolusi teori kepemimpinan dalam manajemen kesehatan.
- Ulasan tentang perkembangan Artificial Intelligence dalam pendidikan.
- Analisis dampak transformasi digital pada budaya organisasi rumah sakit.
Posisi Narrative Review di Publikasi Internasional
- Banyak jurnal internasional masih menerima Narrative Review, terutama di bidang sosial, humaniora, hukum, atau bidang yang teorinya terus berkembang.
- Untuk bidang kesehatan dan sains, Narrative Review umumnya diterbitkan sebagai artikel perspektif atau conceptual paper.
- Jika target publikasi adalah Scopus Q1–Q2, Narrative Review sebaiknya memiliki novelty kuat dalam bentuk new framework, new perspective, atau kritik ilmiah terhadap teori lama.
Kesimpulan
Narrative Review adalah artikel ilmiah yang kuat untuk menyampaikan ide dan teori baru, tetapi lemah dari sisi metodologi sistematis. Jenis artikel ini sangat berguna sebagai pengantar atau pijakan awal sebelum melakukan penelitian lebih lanjut.
Butuh Bimbingan Menulis Narrative Review?
Banyak mahasiswa kesulitan membedakan narrative review dengan systematic review. Di RisetMaster.id, kami siap membantu:
- Konsultasi penulisan narrative review agar layak publikasi Scopus
- Strategi menemukan novelty dari sudut pandang naratif
- Pendampingan pemetaan literatur dengan tools digital
✨ Ubah ide konseptual Anda menjadi Narrative Review yang bernilai publikasi internasional!

