Jenis-Jenis Artikel Review: Narrative, Systematic, Scoping, Meta-Analysis, dan Umbrella

Mengapa Artikel Review Penting?

Artikel review adalah salah satu jenis publikasi ilmiah yang berfungsi merangkum, menganalisis, dan mengevaluasi penelitian sebelumnya. Tujuannya bukan menampilkan data baru, melainkan memberikan gambaran menyeluruh (state of the art) tentang suatu topik.

Namun, tidak semua artikel review sama. Ada beberapa jenis yang sering dipublikasikan di jurnal internasional, masing-masing dengan tujuan, metode, dan struktur berbeda.


1. Narrative Review

Definisi:
Jenis review paling umum, bersifat deskriptif dan naratif, tanpa metode pencarian sistematis.

Ciri khas:

  • Tidak selalu transparan dalam metode pencarian literatur.
  • Fokus pada interpretasi penulis.
  • Cocok untuk topik yang masih luas atau konseptual.

Contoh: Artikel tentang perkembangan kecerdasan buatan dalam bidang kesehatan yang mengulas tren umum tanpa prosedur PRISMA.


2. Systematic Review (SR)

Definisi:
Jenis review yang mengikuti metode pencarian literatur secara sistematis, transparan, dan dapat direplikasi.

Ciri khas:

  • Menggunakan protokol jelas (misalnya PRISMA).
  • Ada kriteria inklusi dan eksklusi artikel.
  • Hasil lebih objektif karena berbasis pencarian terstruktur.

Contoh: Artikel yang menganalisis efektivitas deep learning dalam diagnosis kanker kulit dengan metode pencarian di Scopus, PubMed, dan IEEE.


3. Scoping Review

Definisi:
Review yang digunakan untuk memetakan topik luas, menemukan celah penelitian, dan mengidentifikasi tren.

Ciri khas:

  • Mirip systematic review, tapi lebih eksploratif.
  • Tidak selalu menilai kualitas studi secara detail.
  • Cocok untuk bidang baru atau multidisiplin.

Contoh: Review tentang penerapan blockchain di sektor kesehatan, bertujuan menunjukkan area riset yang belum banyak digarap.


4. Meta-Analysis (MA)

Definisi:
Review kuantitatif yang menggabungkan data numerik dari berbagai studi primer.

Ciri khas:

  • Menggunakan teknik statistik untuk menghasilkan kesimpulan gabungan.
  • Sangat kuat untuk menilai efektivitas intervensi.
  • Umumnya menjadi level tinggi dalam evidence-based research.

Contoh: Artikel yang menghitung efektivitas algoritma CNN vs Transformer dalam segmentasi citra medis dengan data numerik dari banyak studi.


5. Umbrella Review (Review of Reviews)

Definisi:
Review yang menggabungkan beberapa systematic review atau meta-analysis sekaligus.

Ciri khas:

  • Memberikan gambaran komprehensif tentang banyak SR/MA.
  • Cocok untuk bidang yang sudah sangat banyak penelitiannya.
  • Sering disebut juga overview of reviews.

Contoh: Artikel yang mengulas semua systematic review tentang telemedicine dalam perawatan pasien diabetes.


Perbandingan Jenis Artikel Review

Jenis ReviewMetode SistematisData StatistikTujuan UtamaContoh Penggunaan
NarrativeTidakTidakUlasan umum / teoriTren AI di pendidikan
SystematicYa (PRISMA, dsb.)TidakMenjawab pertanyaan riset spesifikEfektivitas deep learning
ScopingYa (lebih fleksibel)TidakPemetaan topik luasBlockchain di kesehatan
Meta-AnalysisYaYaAnalisis gabungan kuantitatifEfektivitas CNN vs Transformer
Umbrella ReviewYa (SR/MA digabung)Bisa Ya/TidakGambaran besar dari SR/MAReview telemedicine

Kesimpulan

Memahami perbedaan jenis artikel review penting agar peneliti tidak salah strategi. Jika tujuannya eksplorasi topik baru, gunakan Scoping Review. Jika ingin analisis kuantitatif mendalam, pilih Meta-Analysis. Sedangkan Narrative Review tetap relevan untuk memberikan perspektif konseptual.


Butuh Bimbingan Menulis Artikel Review?

Menyusun artikel review, apalagi systematic atau meta-analysis, sering kali membingungkan: mulai dari protokol pencarian, PRISMA, hingga analisis data.

Di RisetMaster.id, kami siap membantu:

  • Bimbingan menyusun Systematic/Scoping Review
  • Pendampingan Meta-Analysis dengan tools statistik
  • Strategi publikasi di jurnal bereputasi Scopus (Q1–Q2)

Tingkatkan kualitas artikel review Anda dengan bimbingan profesional!