Cara Membuat Judul Publikasi yang Baik untuk Artikel Ilmiah

Judul adalah “pintu masuk” naskah Anda: mempengaruhi desk decision, temuan di mesin pencari (Scopus/Scholar), dan minat pembaca. Pakai prinsip: jelas, spesifik, informatif, dan tepat metode, tanpa hiperbola.


Prinsip Utama (ringkas)

  1. Topik + Variabel kunci + Populasi/Konteks + Metode/Desain (secukupnya).
  2. Spesifik, hindari kata umum (“pengaruh teknologi terhadap…”).
  3. Informatif, bukan “misterius” atau clickbait.
  4. Kata kunci penting diletakkan awal judul.
  5. Hindari singkatan kecuali yang sangat baku (MRI, AI, COVID-19).
  6. Selaras dengan desain: pakai “randomized trial”, “systematic review”, “cross-sectional” bila relevan; hindari kata kausal jika desain observasional.
  7. Ringkas sesuai jurnal (umumnya 10–20 kata atau batas karakter tertentu).

“Formula” Judul yang Terbukti Efektif

1) What–Who–Where–How

[Apa/topik/variabel] pada [siapa/populasi] di [konteks/lokasi] (bagaimana/metode/desain)

Contoh: “Deteksi Tepi Luka Diabetic Foot Ulcer pada Citra Klinik 512×512 menggunakan U-Net Lightweight

2) Problem–Approach–Outcome

[Masalah/tujuan] melalui [pendekatan/alat] untuk [luaran]

Contoh:Peningkatan Segmentasi Batas Luka melalui Fuzzy-Aware Lightweight U-Net untuk DFU

3) Main Title: Subtitle (metode/desain/dataset)

[Gagasan utama]: [desain/metode/dataset]

Contoh:Boundary-Refined Hippocampus Segmentation: A Lightweight Transformer-U-Net Study on ADNI

4) Untuk telaah/sintesis

[Topik/teknik]: Systematic Review/Meta-analysis/Scoping Review

Contoh:Explainable AI dalam Segmentasi Citra Medis: Systematic Review

5) Untuk kualitatif

[Fenomena] pada [populasi]: Studi Kualitatif/FGD/Wawancara Mendalam

Contoh:Adopsi AI Klinis di IGD: Studi Kualitatif pada Tenaga Kesehatan”


Langkah Menyusun Judul (5 menit)

  1. Tulis satu kalimat tujuan: “Saya ingin menunjukkan … pada … dengan ….”
  2. Sorot 3 kata kunci paling penting (topik, metode, konteks).
  3. Pilih salah satu formula di atas → susun 2–3 versi.
  4. Pangkas kata hias (“inovatif”, “revolusioner”) dan duplikasi.
  5. Cek desain/metode sudah akurat, singkatan sudah baku, panjang sesuai panduan jurnal.

Contoh Perbaikan (Before → After)

Umum & kabur
“Model AI untuk Segmentasi Medis”
Lebih baik
“Segmentasi DFU Berbasis Fuzzy-Aware Lightweight U-Net pada Citra Klinik”

Klaim kausal padahal observasional
“Telemedicine Meningkatkan Kepatuhan Pasien”
Netral & akurat
“Kepatuhan Pasien dalam Telemedicine: Studi Potong Lintang di Klinik Primer”

Terlalu panjang & berputar
“Analisis Pengaruh, Dampak, dan Efektivitas Program X terhadap Y di Banyak Rumah Sakit…”
Padat & fokus
Efektivitas Program X terhadap Kepatuhan Terapi: Quasi-Experimental Study di Tiga RS”

Kualitatif tidak disebut
“Pengalaman Perawat Menggunakan Aplikasi Triage”
Lebih informatif
“Pengalaman Perawat Menggunakan Aplikasi Triage: Wawancara Mendalam di IGD”


Do & Don’t

Do

  • Gunakan kata benda/kerja yang spesifik (“segmentasi batas”, “validasi eksternal”).
  • Cantumkan desain bila memperkuat kredibilitas.
  • Jika dataset penting, sebutkan (ADNI, DFUC 2022).

Don’t

  • Hindari pertanyaan sebagai judul (kecuali jurnal memperbolehkan).
  • Hindari hiperbola (“revolusioner”, “paling akurat di dunia”).
  • Hindari simbol asing dan tanda baca berlebihan.
  • Jangan gunakan istilah internal yang tak dikenali komunitas.

Checklist 9-Poin (sebelum submit)

  • Topik & variabel utama jelas
  • Populasi/konteks (jika memengaruhi generalisasi)
  • Metode/desain dinyatakan tepat
  • 1–3 kata kunci diletakkan awal
  • Tidak ada singkatan non-baku
  • Tidak klaim kausal jika bukan uji kausal
  • Panjang sesuai panduan jurnal
  • Tidak ada kata hias/ambigu
  • Selaras dengan isi naskah (IMRaD)

Bonus: Pembuat Judul Cepat (isi kurung siku)

“[Outcome/tujuan] [topik/variabel] pada [populasi/konteks] menggunakan [metode/alat]: [desain/dataset]”

Contoh hasil: “Penyempurnaan Batas Luka pada DFU menggunakan Fuzzy-Aware Lightweight U-Net: Evaluasi Multisentra

Leave a Comment